Kali ini saya akan membahas lanjutan materi Sistem Informasi
yang kemaren udah pernah dibahas.
Yang pertama, saya akan membahas definisi sistem menurut
para ahli, yaitu:
1.
Menurut Poerwadarminta,
sistem ialah sekelompok bagian – bagian (alat) yang bekerja bersama – sama
untuk melakukan sesuatu maksud.
2.
Menurut Prof.
Prajudi, definisi sistem yaitu suatu jaringan dari prosedur – prosedur yang
berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk
menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha atau urusan.
3.
Campbell
mengatakan bahwa sistem ialah himpunan komponen atau bagian yang saling
berkaitan yang sama – sama berfungsi untuk mencapai suatu tujuan.
4.
Rozenzweg
mengatakan bahwa sistem merupakan suatu kebulatan atau keseluruhan yang lengkap
(terorganisir), suatu himpunan ataukah perpaduan dari bagian – bagian yang
membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang utuh.
Nah, setelah mengetahui definisi
sistem menurut para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sistem ialah sekelompok
elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi yang secara keseluruhan
membentuk satu – kesatuan. Sistem juga memiliki beberapa komponen dasar, yaitu:
-
Input,
merupakan seluruh data dan perintah yang akan dimasukkan ke dalam komputer dan
kemudian akan diolah.
-
Proses, adalah
pengolahan yang akan mengubah masukan(data) menjadi keluaran(informasi).
-
Output,
ialah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti.
Ada pula komponen tambahan sistem
tersebut yaitu:
-
Feedback,
adalah umpan balik. Contoh: history.
- Control, merupakan monitoring dan evaluasi feedback. Apabila
feedback mengalami error, maka akan dikontrol. Fungsi dari control adalah
membuat penyesuaian untuk input dan proses.
Sistem juga memiliki beberapa
karasteristik lain yaitu:
- Subsistem,
ialah bagian dari sistem yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuannya
masing - masing.
- Boundary,
yaitu batasan sistem. Merupakan pembatas antara suatu sistem dengan sistem
yang lainnya atau lingkungan kerjanya.
- Interface,
merupakan suatu media yang digunakan untuk berkomunikasi antara komputer
dengan manusia. Di dalam komputer interface dikenal sebagai GUI (Graphical User
Interface).
Setelah definisi sistem, sebaiknya
kita perlu mengetahui apa yang disebut dengan teknologi. Secara etimologis,
akar kata teknologi adalah “techne”
yang berarti serangkain metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan sebuah
objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang metode dan seni.
Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entita, benda maupun tak
benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk
mencapai suatu nilai. (dikutip dari www.artikelteknologi.com)
Teknologi merupakan terapan
matematika, sains, dan berbagai seni yamg berguna untuk kehidupan seperti saat
ini. Ada juga definisi teknologi sebagai sains terapan terutama para ilmuan dan
insinyur. Dalam konteks ini definisi teknologi berperan pada alat dan mesin
yang digunakan untuk memecahkan masalah di dunia nyata.
Definisi teknologi juga mengarah pada
kumpulan teknik yang dalam hal ini teknologi merupakan pengetahuan manusia
mengenai cara menggabungkan sumber daya agar menghasilkan produk yang
diinginkan atau dibutuhkan, serta untuk memecahkan suatu masalah.
Namun sehubungan dengan dunia
informatika, kita tahu bahwa teknologi tidak terlepas dari kata informasi.
Sebelum menggabungkan arti kedua kata tersebut, perlu lah kita ketahui
pengertian informasi itu sendiri.
Secara etimologi, kata informasi
ini berasal dari bahasa Perancis kuno “informacion”
(1387) mengambil istilah dari bahasa Latin “informationem”
yang berarti ‘konsep, ide atau garis besar’. Informasi ini merupakan kata benda
dari informare yang berarti
aktivitas dalam ‘pengetahuan yang dikomunikasikan’. (dikutip dari www.definisi-pengertian.com)
Pengertian informasi menurut
beberapa ahli, yaitu:
1.
Jogianto
(2004:8), dalam bukunya ‘Analisis dan Desain Sistem Informasi’, berpendapat
bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi
yang menerimanya.
2.
George H.
Bodnar (2000:1) mengatakan informasi adalah data yang diolah sehingga dapat
dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
Berdasarkan pengertian informasi
menurut para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah sekumpulan
data yang sudah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna, dan dapat
digunakan oleh siapa saja yang membutuhkan data tersebut atau pun sebagai
pengetahuan, serta dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Ada pun pengertian dari Sistem
Informasi, yaitu suatu kombinasi antara aktivitas orang yang menggunakan
teknologi dan teknologi informasi untuk proses operasi dan manajemen.
Komponen Sistem Informasi
1)
Sumber
Daya Manusia
Pihak yang
berhubungan langsung dan bertanggung jawab dengan sistem itu sendiri baik
sebagai system analyst, developer maupun operator system.
2)
Sumber
Daya Hardware
Semua peralatan yang
digunakan dalam memproses informasi yang mencakup peranti – peranti fisik baik
di dalam PC maupun laptop.
3)
Sumber
Daya Software
Gabungan instruksi
yang mendukung hardware untuk dapat memproses data, seperti Sistem
Operasi(Windows), Bahasa Pemrograman(Pascal), dan Program Aplikasi(Microsoft).
4)
Sumber
Daya Data
Merupakan kumpulan
kejadian berdasarkan suatu fakta, dapat berupa simbol – simbol khusus, huruf,
angka – angka, ataupun berupa ketiganya.
5)
Sumber
Daya Jaringan
Jaringan merupakan
komponen yang paling penting dalam sistem informasi. Tanpa jaringan kita tidak
bias berbagi sumber daya, berkomunikasi dan mengakses informasi dari berbagai
source.
Aktivitas
Sistem Informasi
Input Data, yaitu alat yang digunakan sebagai masukan data dan
perintah ke dalam komputer.
Proses Data, merupakan suatu cara kerja komputer yang berguna untuk
mengolah data menjadi informasi. Proses ini meliputi Create, Read, Update and
Delete.
Output Data, merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi
yang berguna untuk seluruh pengguna sistem.
Dimensi kualitas output dan produk informasi terbagi 3, yaitu
dimensi waktu, dimensi isi dan dimensi bentuk. Berikut penjelasannya.
1.
Dimensi Waktu
Timeliness: Informasi harus ada
saat dibutuhkan.
Currency: selalu up to date.
Frequency: disajikan berkali –
kali sebanyak yang dibutuhkan.
Time Periode: dapat menyajikan
untuk periode sekarang, masa lalu bahkan masa mendatang.
2.
Dimensi Isi
Accuracy: informasi harus bebas
dari kesalahan.
Relevance: harus berhubungan
antara kebutuhan pengguna dengan situasi tertentu.
Completeness: disajikan secara
lengkap.
Conciseness: hanya yang
dibutuhkan yang disajikan.
Scope: dapat disajikan untuk
lingkungan luas maupun terbatas atau internal/eksternal fokus.
Performance: dapat menunjukkan
kinerja dengan pengukuran aktivitas yang telah diselesaikan.
3.
Dimensi Bentuk
Clarity: informasi harus
disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti.
Detail: dapat disajikan secara
detail atau ringkasan.
Order: dapat diatur dalam
urutan tertentu.
Presentation: dapat disajikan
secara narrative – angka – grafik dan lainnya.
Media: dapat disajikan dalam
media cetak, video display dan media lainnya.
Storage of Data Resources
Adalah cara agar data dan informasi disimpan secara terorganisir untuk
digunakan di masa mendatang.
Control of System Information
Adalah
cara untuk mengontrol sistem informasi seperti merawat, memperbaiki dan menjaga
kualitas sistem informasi itu sendiri.
DAFTAR
PUSTAKA

0 komentar:
Posting Komentar