07.55
0
Kali ini saya akan membahas lanjutan materi Sistem Informasi yang kemaren udah pernah dibahas.

Yang pertama, saya akan membahas definisi sistem menurut para ahli, yaitu:
      1.       Menurut Poerwadarminta, sistem ialah sekelompok bagian – bagian (alat) yang bekerja bersama – sama untuk melakukan sesuatu maksud.
      2.       Menurut Prof. Prajudi, definisi sistem yaitu suatu jaringan dari prosedur – prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha atau urusan.
      3.       Campbell mengatakan bahwa sistem ialah himpunan komponen atau bagian yang saling berkaitan yang sama – sama berfungsi untuk mencapai suatu tujuan.
      4.       Rozenzweg mengatakan bahwa sistem merupakan suatu kebulatan atau keseluruhan yang lengkap (terorganisir), suatu himpunan ataukah perpaduan dari bagian – bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang utuh.

      Nah, setelah mengetahui definisi sistem menurut para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sistem ialah sekelompok elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi yang secara keseluruhan membentuk satu – kesatuan. Sistem juga memiliki beberapa komponen dasar, yaitu:
       -            Input, merupakan seluruh data dan perintah yang akan dimasukkan ke dalam komputer dan kemudian akan diolah.
       -          Proses, adalah pengolahan yang akan mengubah masukan(data) menjadi keluaran(informasi).
       -          Output, ialah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti.
Ada pula komponen tambahan sistem tersebut yaitu:
       -          Feedback, adalah umpan balik. Contoh: history.
 -     Control, merupakan monitoring dan evaluasi feedback. Apabila feedback mengalami error, maka akan dikontrol. Fungsi dari control adalah membuat penyesuaian untuk input dan proses.
Sistem juga memiliki beberapa karasteristik lain yaitu:
       -          Subsistem, ialah bagian dari sistem yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuannya masing - masing.
       -          Boundary, yaitu batasan sistem. Merupakan pembatas antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau lingkungan kerjanya.
       -          Interface, merupakan suatu media yang digunakan untuk berkomunikasi antara komputer dengan manusia. Di dalam komputer interface dikenal sebagai GUI (Graphical User Interface).

      Setelah definisi sistem, sebaiknya kita perlu mengetahui apa yang disebut dengan teknologi. Secara etimologis, akar kata teknologi adalah “techne” yang berarti serangkain metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan sebuah objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang metode dan seni. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entita, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. (dikutip dari www.artikelteknologi.com)
      Teknologi merupakan terapan matematika, sains, dan berbagai seni yamg berguna untuk kehidupan seperti saat ini. Ada juga definisi teknologi sebagai sains terapan terutama para ilmuan dan insinyur. Dalam konteks ini definisi teknologi berperan pada alat dan mesin yang digunakan untuk memecahkan masalah di dunia nyata.
      Definisi teknologi juga mengarah pada kumpulan teknik yang dalam hal ini teknologi merupakan pengetahuan manusia mengenai cara menggabungkan sumber daya agar menghasilkan produk yang diinginkan atau dibutuhkan, serta untuk memecahkan suatu masalah.
      Namun sehubungan dengan dunia informatika, kita tahu bahwa teknologi tidak terlepas dari kata informasi. Sebelum menggabungkan arti kedua kata tersebut, perlu lah kita ketahui pengertian informasi itu sendiri.
      Secara etimologi, kata informasi ini berasal dari bahasa Perancis kuno “informacion” (1387) mengambil istilah dari bahasa Latin “informationem” yang berarti ‘konsep, ide atau garis besar’. Informasi ini merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam ‘pengetahuan yang dikomunikasikan’. (dikutip dari www.definisi-pengertian.com)

Pengertian informasi menurut beberapa ahli, yaitu:
        1.       Jogianto (2004:8), dalam bukunya ‘Analisis dan Desain Sistem Informasi’, berpendapat bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya.
        2.       George H. Bodnar (2000:1) mengatakan informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
Berdasarkan pengertian informasi menurut para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah sekumpulan data yang sudah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna, dan dapat digunakan oleh siapa saja yang membutuhkan data tersebut atau pun sebagai pengetahuan, serta dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Ada pun pengertian dari Sistem Informasi, yaitu suatu kombinasi antara aktivitas orang yang menggunakan teknologi dan teknologi informasi untuk proses operasi dan manajemen.

Komponen Sistem Informasi
      1)      Sumber Daya Manusia
Pihak yang berhubungan langsung dan bertanggung jawab dengan sistem itu sendiri baik sebagai system analyst, developer maupun operator system.
      2)      Sumber Daya Hardware
Semua peralatan yang digunakan dalam memproses informasi yang mencakup peranti – peranti fisik baik di dalam PC maupun laptop.
      3)      Sumber Daya Software
Gabungan instruksi yang mendukung hardware untuk dapat memproses data, seperti Sistem Operasi(Windows), Bahasa Pemrograman(Pascal), dan Program Aplikasi(Microsoft).
      4)      Sumber Daya Data
Merupakan kumpulan kejadian berdasarkan suatu fakta, dapat berupa simbol – simbol khusus, huruf, angka – angka, ataupun berupa ketiganya.
      5)      Sumber Daya Jaringan
Jaringan merupakan komponen yang paling penting dalam sistem informasi. Tanpa jaringan kita tidak bias berbagi sumber daya, berkomunikasi dan mengakses informasi dari berbagai source.

Aktivitas Sistem Informasi
Input Data, yaitu alat yang digunakan sebagai masukan data dan perintah ke dalam komputer.
Proses Data, merupakan suatu cara kerja komputer yang berguna untuk mengolah data menjadi informasi. Proses ini meliputi Create, Read, Update and Delete.
Output Data, merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk seluruh pengguna sistem.

Dimensi kualitas output dan produk informasi terbagi 3, yaitu dimensi waktu, dimensi isi dan dimensi bentuk. Berikut penjelasannya.
1.       Dimensi Waktu
Timeliness: Informasi harus ada saat dibutuhkan.
Currency: selalu up to date.
Frequency: disajikan berkali – kali sebanyak yang dibutuhkan.
Time Periode: dapat menyajikan untuk periode sekarang, masa lalu bahkan masa mendatang.

2.       Dimensi Isi
Accuracy: informasi harus bebas dari kesalahan.
Relevance: harus berhubungan antara kebutuhan pengguna dengan situasi tertentu.
Completeness: disajikan secara lengkap.
Conciseness: hanya yang dibutuhkan yang disajikan.
Scope: dapat disajikan untuk lingkungan luas maupun terbatas atau internal/eksternal fokus.
Performance: dapat menunjukkan kinerja dengan pengukuran aktivitas yang telah diselesaikan.

3.       Dimensi Bentuk
Clarity: informasi harus disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti.
Detail: dapat disajikan secara detail atau ringkasan.
Order: dapat diatur dalam urutan tertentu.
Presentation: dapat disajikan secara narrative – angka – grafik dan lainnya.
Media: dapat disajikan dalam media cetak, video display dan media lainnya.

Storage of Data Resources
Adalah cara agar data dan informasi disimpan secara terorganisir untuk digunakan di masa mendatang.
Control of System Information
Adalah cara untuk mengontrol sistem informasi seperti merawat, memperbaiki dan menjaga kualitas sistem informasi itu sendiri.



DAFTAR PUSTAKA




0 komentar:

Posting Komentar